Bottom ImageBottom ImageBottom ImageBottom Image

BPKEL Merestorasi Stasiun Penelitian Ketambe

Research Shelter

Setelah kebakaran besar yang menghanguskan Stasiun Penelitian Ketambe pada Juli 2011, BPKEL telah memulai proses restorasi beberapa shelter sementara sebagai upaya untuk mendukung penelitian dan pemanfaatan KEL secara berkelanjutan.

Pada saat ini, BPKEL telah membangun kembali dua tempat penampungan sementara, api telah mengkonsumsi enam rumah yang awalnya digunakan untuk mengakomodasi peneliti dan tamu. Saat ini peneliti telah mulai kembali ke kembali ke Ketambe setelah situasi kembali kondusif dan sekarang ada satu peneliti dari Bogor sedang menyelidiki perihal Orangutan.

Stasiun penelitian Ketambe merupakan salah satu stasiun penelitian tertua di Aceh. Itu dibangun pada tahun 1971 oleh Herman D. Rijksen. Stasiun penelitian ini terletak di salah satu daerah KEL yang kaya keanekaragaman hayati dan secara historis menampung hampir penelitian di Ekosistem Leuser karena kedekatannya dengan habitat mamalia besar dan satwa liar lainnya.